Friday, 12 February 2016

Tabarruj

Berdandan atau bahasa gaul nya pakai make up biasa di lakukan oleh kaum hawa lumrahnya, tapi ada juga sih kaum hawa yang ga suka dandan seperti saya misalnya hehehe :-D  lalu apakah berdandan itu termasuk hal yang tabaruj atau tidak? tergantung juga sih dilihat dari sudut pandang yang mana? By the way tabaruj itu apa ya? :-D ok postingan kali ini kita akan bahas tentang tabarruj.

Come on and check this out ..

Kemarin saya dibuat bingung dengan komentar-komentar yang ramai di salah satu postingan ummualila di media sosial instagram tentang sebuah foto yang di posting ummualilla berupa foto mba benefiko yang menggunakan make up. Dalam foto tersebut mba benefiko memang terlihat menggunakan make up yang standar untuk kebutuhan promosi produk hijab alila, tapi disini saya bukan mau bahas produk hijab alila nya ya hehe.

Kemudian setelah foto itu di posting munculah komentar-komentar yang menyangkan hal tersebut, maksudnya memamerkan salah satu keindahan wanita yaitu wajah yang di make up dan di posting di media sosial, karena hal itu termasuk tabaruj. Begitu kira-kira redaksi para ig-ers di foto tersebut. Karena keterbatasan ilmu dan ketidak sabaran dalam menuntut ilmu akhirnya dalam hati saya pun ikut mengiyakan hal tersebut. Tapi hal itu hanya sebentar karena ummualilla yang memposting foto itu memberi komentar bahwa hal itu tidak termasuk tabaruj, dan foto itu biasa saja tidak ada yang wah. Baru lah distu saya bingung hehe :-D

Dari pada semakin bingung dalam keterbatasan ilmu akhirnya saya tanyakan kepada guru perihal tabaruj. Sebenarnya tabaruj itu yang seperti apa dan bagaimana batasannya? Karena pernah ada kejadian juga hampir sama seperti ini, ada teman yang memakai make up yang sama seperti yang di pakai oleh mba benefiko yaitu make up standar yaitu lipstik, bedak dan eye shadow saat datang ke acara pernikahan lalu dikatakan tabaruj. Lalu guru pun menjawab, batasan tabarruj adalah yg memalingkan. Atau ada yang sampai mengucapkan "anti beda deh" . Tabarruj juga di sesuaikan sama budaya. Kalo budaya indonesia biasa pakai make up, paling tidak bedak sama lipstik warna soft. Jadi kalo ngga medok kaya pengantin atau make up panggung artis, berarti belum terkategori tabarruj.

Begitu kira-kira definisi tabaruj, artinya tabaruj itu juga ada kaitannnya dengan budaya setempat. Kalau di suatu negeri sudah biasa dengan memakai make up dan minimal make up nya tidak membuat seseorang terlihat berbeda dari pada biasanya (saat wajah tidak di make up) itu tidak termasuk tabarruj. Berbeda halnya dengan penggunaan make up yang terlalu menor sehingga wajah asli berubah daripada biasanya. Dan yang terjadi pada mba benefiko saat itu tidak ada perubahan dari wajahnya, artinya tidak termasuk tabarruj. Contoh lain tabarruj yang di sesuaikan dengan budaya setempat adalah seperti pakaian yang di kenakan, seperti di negeri arab. Disana para muslimah sudah terbiasa dengan pakaian yang serba hitam, lalu jika kita sedang berada disana dan mengenakan pakaian yang "tidak biasa" dengan kebiasaan disana artinya kita tabarruj. Misalnya kita mengenakan pakaian yang berwarna-warni sehingga kita menjadi pusat perhatian banyak orang barulah itu termasuk tabarruj.

Bahkan pernah ada kejadian seorang muslimah Indonesia yang tinggal di negeri Arab lalu memberikan semua pakaian yang berwarna-warni nya kepada saudara-saudara nya di Indonesia, karena tadi khawatir menjadi pusat perhatian banyak orang dan merasa beda sendiri saat berada di tengah-tengah keramaian.

Semoga postingan kali ini bermanfaat dan mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan karena keterbatasan ilmu saya. Dan kita para muslimah harus senantiasa menjaga diri dan menjaga penampilan agar tidak terkategori tabaruj. Postingan ini pun bukan untuk mengajak para muslimah untuk memoles wajah dengan sesukanya ;-) namun tidak juga mengajak muslimah untuk tidak merawat tubuh yang Allah anugerahkan sehingga terlihat kucel bin kumel :-D tapi berpenampilan lah yang sewajarnya tidak berlebihan dan tidak terlihat seperti tidak terawat. Bahkan alangkah lebih baiknya jika kita berhias diri di depan suami kita saja kelak (bagi yang belum menikah :-D ).

Biar makin paham dan menambah tsaqofah tentang islam #YukNgaji ;-)

1 comment: